Mulai Berzakat

Kembali, Beasiswa dan Beaguru Tersalurkan di Sekolah Terpencil

Beasiswa dan bea guru di Alor
  •   Date :  March 29, 2018
  •   Muhajir Arif Rahmani
  •   Editor
  •   Viewers :  213

ACTNews, ALOR – Di akhir Maret 2018 ini, kembali Tim 100 Pulau Tepian Negeri-ACT mendistribusikan bantuan beasiswa dan beaguru dari donatur tetap ACT Hj.Lina Liputri, untuk 29 siswa dan 9 guru Madrasah Tsanawiyah (MTs) Baburrahmat Baolang, di Kampung ACT, Desa Baolang, Kecamatan Pantar Kabupaten Alor. Bantuan pendidikan ini merupakan implementasi dari  Program Global Zakat-ACT.

Menurut Arapah, salah satu  Tim 100 Pulau Tepian Negeri-ACT proses perjalanan menuju ke lokasi, ditempuh cukup lama dan melelahkan. Berangkat dari pelabuhan penyeberangan Alor Kecil menuju pelabuhan Luanglolong ditempuh dalam waktu satu jam. Kemudian dilanjutkan dengan perjalanan darat.

“ Dari pelabuhan Luanglolong kami melanjutkan perjalanan yang cukup berat, kondisi jalan rusak parah dengan kubangan lumpur dimana-mana. Meskipun begitu, tim tetap bergerak melanjutkan perjalanan menuju lokasi Kampung ACT, Desa Baolang, Kecamantan Pantar,” kisahnya.

Walau medannya berat, tapi keindahan alamnya tak dapat dipungkiri. Pemandangan pasir putih membentang sepanjang jalan, hingga ke kampung binaan ACT tersebut. "Tiba di lokasi, tim disambut para guru dan siswa, serta orang tua murid MTs.Baburrahmat Baolang," ungkapnya.

Masyarakat Desa Baolang sangat menghargai lembaga ACT, karena sering menggelar program kemanusiaannya di kampung tersebut. Dua lokal MTs.Baolang pun dibangun lembaga kemanusiaan ini.

Selain itu ACT juga memberikan bantuan paket pendidikan dan beasiswa dan bantuan lainnya. "Ada juga kegiatan Program Global Wakaf dan Global Zakat untuk masyarakat desa setempat. Maka tak heran masyarakat disini mengabadikan nama ACT menjadi nama kampungnya," papar relawan Alor tersebut.

“Berkat bantuan dari ACT dan mitra-mitranya, kini MTs.Baburrahmat Baolang ini bisa mempunyai bangunan permanen beserta perangkat lainnya. Dan alhamdulillah sekolah ini bisa mencetak 17 siswa yang tahfiz Al-Qur’an. Hal itulah yang menjadi pertimbangan kami untuk kembali menyalurkan bantuan pendidikan ke sekolah ini,” papar Arapah.

Meskipun Sekolah ini sudah mempunyai 3 bangunan lokal permanen, namun masih kekurangan 2 lokal lagi untuk ruang kantor/guru dan ruang kelas.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini, ACT bersama mitranya kembali bisa membantu mereka,” ujarnya penuh harap.

Fatiyah, Kepala Sekolah MTs Baburrahmat Baolang sangat bersyukur dengan perhatian Tim ACT dan Hj. Lina Liputri. “Kami mewakili para guru serta siwa MTs Baolang mengucapkan banyak terimakasih kepada Global Zakat-ACT dan Hj.Lina Liputri. Kami mohon dukungan dan bantuannya yang berkelanjutan baik bantuan pembangunan gedung sekolah maupun bantuan pendidikan lainnya, mudah-mudahan bantuan ini berkah buat kita semua,”harapnya.

Sekilas tentang Hj. Lina Liputri

Hj. Lina Liputri,  merupakan  seorang mualaf keturunan etnis Tionghoa yang  masuk Islam sejak tahun  2005. Sejak memeluk agama Islamlah, wanita paruh baya yang akrab dipanggil Hajjah Lina ini sering sekali beramal sosial dan kemanusiaan.

Ia rutin manyalurkan donasinya melalui ACT terutama untuk Program 100 Pulau Tepian Negeri, Global Wakaf, Global Qurban dan Global Zakat, terutama berkaitan dengan program-program pendidikan. Pemilik sekaligus CEO PT El Essential ini, sangat peduli terhadap sesama dan merupakan satu-satunya muslim di keluarganya.[]