Mulai Berzakat

Kampung Jurang Mangu Kedatangan Humanity Food Truck

Kampung Jurang Mangu Kedatangan Humanity Food Truck
  •   Date :  March 08, 2019
  •   Nimas Afridha Aprilianti
  •   Editor Dyah Sulistiowati
  •   Viewers :  103

ACTNews, TANGERANG - Jarak jauh pernah ditempuh Humanity Food Truck, apalagi yang dekat. Tak jauh dari ibu kota, keberadaan Humanity Food Truck terekam di sebuah pemukiman pemulung yang terletak di sekitar wilayah Kampung Jurang Mangu, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan, Kamis (7/3).

Koordinator Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Jakarta Raya Dicky Irawan yang turut mendampingi jalannya aksi mengatakan, mereka yang tinggal di pemukiman tersebut merupakan kumpulan orang rantau yang berpindah ke kota untuk mencari peruntungan dengan bekerja sebagai pemulung,

“Kami sudah mengenal penduduk di sini sejak 2015. Kurang lebih 3 tahun menjalin tali silaturahmi. Kalau aksi Humanity Food Truck di sini adalah yang  kedua kalinya. Mereka sangat senang kalau dengar kami akan datang, selalu antusias,” kata Dicky usai mendistribusikan paket pangan siap santap kepada penduduk, Kamis (7/4) sekitar pukul 15.00 WIB.

Tak kurang dari 1.000 boks makanan siap santap disediakan untuk mereka yang tinggal di pemukiman pemulung Kampung Jurang Mangu. Wagiman, atau yang kerap disapa Chef Wege, selaku Kepala Koki Humanity Food Truck mengungkapkan, sejak pagi dirinya dan tim sudah memulai prosesi memasak.

“Seperti biasa, truk pasti sudah tiba di lokasi semalam sebelum aksi. Kami pun sudah menyiapkan bahan makanan sejak itu. Kalau prosesi masak, kami lakukan sejak pagi,” jelas Chef Wege.

Adapun menu yang dimasak tim Humanity Food Truck untuk warga pemukiman pemulung Kampung Jurang Mangu yakni nasi, sayur acar kuning, ayam kecap, ayam nougat, tumis mie, serta sambal dan lalapan. Kata Chef Wege, makanan dari Humanity Food Truck harus terjaga standar gizinya.

“Setiap makanan yang disajikan pasti selalu kami perhatikan standar gizinya, harus sesuai prosedur. Insya Allah, semuanya demi kebaikan masyarakat, terutama penduduk di sini,” tambah Chef Wege.

Layanan makan gratis persembahan Global Zakat - ACT ini disambut baik oleh warga. Tak jarang dari mereka yang menuturkan rasa syukur dan terima kasih karena telah mendapat makanan siap santap secara gratis.

Seperti Fani (6), salah satu anak dari penduduk pemukiman pemulung Kampung Jurang Mangu yang ditemui sedang menyantap makanan dari Humanity Food Truck. “Makananya enak, aku paling suka ayam kecap. Terima kasih ACT,” tuturnya lugu dan malu-malu.  

Tak hanya Fani, Jamali (51) yang mewakili warga pemukiman pemulung Kampung Jurang Mangu juga mengucapkan terima kasih kepada Global Zakat - ACT dan MRI. “Kami mengucapkan terima kasih kepada ACT dan MRI atas bantuan sosialnya melalui aksi Humanity Food Truck ini. Semoga teman-teman semua bisa maju terus dalam melaksanakan aksi kebaikan,” tutur Jamali.

Sudah sekitar satu bulan, Humanity Food Truck melakukan aksi di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya. Tak hanya Ramadan atau momen kebencanaan, di hari yang lengang itu pun dapur berjalan ini menyapa kaum urban yang masih membutuhkan uluran tangan. Tak harus dengan sesuatu yang bernilai mahal, sekotak makanan siap santap pun mampu menebarkan kebahagiaan. []