Mulai Berzakat

Humanity Food Truck Tebar 1000 Kebaikan di RS Fatmawati

Humanity Food Truck Tebar 1000 Kebaikan di RS Fatmawati
  •   Date :  November 13, 2017
  •   Diding Fachrudin
  •   Editor
  •   Viewers :  11

ACTNews, JAKARTA - Sejak pagi di hari Jumat (10/11) lapangan parkir Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan, kedatangan tamu istimewa. Bukan mobil biasa, bukan mobil penjenguk yang ingin menilik kerabat yang terbaring di rumah sakit, bukan pula mobil spesial medis yang biasa berlalu-lalang dengan sirine di sebuah rumah sakit besar.

Kali ini tamu spesial tersebut datang membawa seribu kebaikan. Seribuan kebaikan yang diangkut dalam sebuah mobil truk istimewa yang dimodifikasi canggih, berukuran besar, dengan puluhan peralatan dapur lengkap yang terangkut di bagian belakangnya.

Sekilas, siapa pun yang menyimak bakal bisa membaca tulisan tercetak terang di tubuh si mobil truk: Layanan Makan Gratis. Ya, mobil spesial yang siang itu terparkir di halaman parkir Rumah Sakit Fatmawati punya julukan Humanity Food Truck. Jumat siang kemarin, Humanity Food Truck dari Aksi Cepat Tanggap (ACT) membawa sekira seribu paket makan gratis bagi mereka yang paling membutuhkan di sekitar Rumah Sakit Fatmawati.

Baru sejenak terparkir, Kehadiran Humanity Food Truck di area rumah sakit kontan menyita perhatian banyak warga, entah itu dari karyawan rumah sakit maupun pengunjung yang sedang menjenguk kerabatnya. Desain bak mobil truk dalam film Transformers lengkap dengan berbagai peralatan masak kelas yahud membuat banyak warga yang ingin berswafoto (selfie) dengan latar Food Truck.

Salah satunya Febri (42), seorang ibu asal Depok yang sedang menjenguk kerabatnya di ruang perawatan. Beberapa kali Febri menyalakan kamera gawainya, memotret segala aktivitas Food Truck selagi koko-koki handal di dalam truk besar itu memasak seribu paket makanan.

Febri yang aktif di beberapa komunitas kemanusiaan ini juga tertarik untuk menjadi donatur khusus makanan roti. "Ini kegiatannya bagus banget, kebetulan kami punya komunitas pedagang roti. Insya Allah, ke depannya kami ingin menjadi donatur khusus roti untuk program Food Truck ini,” ujarnya antusias.

Tak hanya pengunjung, animo tinggi juga terlihat pada karyawan rumah sakit, terutama dari petugas keamanan dan petugas kebersihan. Sejak proses masak dimulai sampai seribu paket makanan rampung disiapkan, mereka bahu-membahu membantu tim Food Truck.

Muhammad Syarif selaku Kepala Keamanan RS Fatmawati mengakui timnya telah banyak mengetahui program Food Truck ACT sejak bulan puasa silam. Ia mengatakan, Food Truck adalah program kemanusiaan yang ciamik, karena bisa memenuhi kebutuhan makan dalam jumlah yang besar.

"Food Truck ACT sudah tidak asing bagi kami, kegiatannya sangat mulia karena mampu memberikan makan gratis dalam jumlah yang banyak terutama bagi warga yang kurang mampu,” ungkapnya selagi ikut membantu berbagai proses penyajian seribu paket makanan siap santap.

Ucapan senada pun diucapkan oleh Nenek Karmi (62), pengunjung yang sedang menjaga cucunya yang dirawat di gedung Teratai golongan pasien kelas III. Nenek Karmi mengaku begitu terbantu dengan adanya layanan makan gratis dari Food Truck. Nenek Karmi berkisah, sebagai pasien BPJS, untuk memenuhi kebutuhan makan keluarganya sehari-hari saja sudah sulit.

"Terima kasih, nenek dan anak nenek tidak perlu beli makan. Uang makannya bisa buat beli tambahan obat cucu nenek,” ujarnya girang, namun terlihat jelas matanya berkaca-kaca.

Sore itu, sejak selepas salat Jumat, sekira 1000 porsi makanan siap saji rampung dibagikan di sekitar Rumah Sakit Fatmawati. Sekitar 300 porsi di antaranya diperuntukkan bagi pengunjung yang sedang menjaga keluarganya di ruang perawatan pasien kelas III.

Menurut Ahmad Rifai (40) selaku Manajer Relief Management Program (RMP) ACT, lokasi Food Truck di RS. Fatmawati dipilih karena pertimbangan sasaran penerima manfaat.

“Kali ini sasaran Food Truck mengarah pada golongan masyarakat kelas bawah di perkotaan. Dari data yang kami terima penerima manfaat terbanyak berasal dari petugas kebersihan, penjenguk pasien, petugas keamanan, sisanya kami sebar untuk masjid dan dinas kebersihan kelurahan,” ungkap Rifai.

Rifai juga menambahkan, timnya akan terus blusukan ke berbagi tempat di sekitar Jabodetabek untuk melanjutkan lagi cerita-cerita makan gratis dari Food Truck ACT.

"Sudah kami buat daftar lokasinya di Jabodetabek hingga akhir Desember tahun ini. Insya Allah ,Food Truck ACT akan turun ke lokasi-lokasi baru setiap hari Jumat dan Sabtu masing-masing 1000 porsi makanan siap saji per hari,” pungkasnya.

Perjalanan Humanity Food Truck ACT menyusuri tempat-tempat baru, membawa 1000 paket makanan siap saji merupakan bentuk dari pemanfaatan zakat yang dikelola oleh Global Zakat – ACT.

Ditilik dari latar belakangnya, Global Zakat merupakan sebuah Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) dari Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang berfokus pada pengelolaan zakat dari masyarakat dengan menjalankannya secara profesional, amanah, dan menjangkau luas. Demi membangun kesejahteraan masyarakat yang berhak menerimanya melalui program-program sosial, keagamaan, dan kemanusiaan.

Program - program Global Zakat diselenggarakan secara hebat dengan penuh kreativitas, inovatif, produktif, dan transparan. Program yang telah bergulir di antaranya pangan untuk negeri, kartu peduli pangan, humanity food truck, beasiswa bintang terang, beaguru, bantuan kesehatan, dan layanan pendampingan ekonomi. []