Mulai Berzakat

Humanity Food Truck 2.0 Siap Luaskan Maslahat Zakat

1
  •   Date :  March 06, 2019
  •   Eko Ramdani
  •   Editor Dyah Sulistiowati
  •   Viewers :  74

ACTNews, MAGELANG – Dalam rangka memperluas maslahat zakat kepada warga prasejahtera di Indonesia, Global Zakat - Aksi Cepat Tanggap (ACT) terus meningkatkan kualitas program zakat yang ada. Salah satunya adalah Humanity Food Truck, layanan makan gratis untuk masyarakat yang paling membutuhkan serta mereka yang terdampak bencana alam. Tahun ini, Humanity Food Truck siap melayani lebih banyak warga yang membutuhkan, seiring bertambahnya armada baru "dapur berjalan" ini.

"Global Zakat berikhtiar meningkatkan layanan makan gratis, menjangkau banyak penerima manfaat yang memang membutuhkan. Oleh karena itu, kami menambah armada baru Humanity Food Truck," kata Sukorini selaku Sr. Manager Global Zakat - ACT.

Pembuatan Humanity Food Truck 2.0 mulai digarap pada awal Maret ini. Truk dengan peralatan dapur lengkap di bagian belakangnya itu, kini dalam proses perakitan di salah satu karoseri di Magelang, Jawa Tengah. 

Selasa (5/3), perakitan sudah masuk tahap pengecatan badan truk. Proses ini telah berlangsung sejak Sabtu (2/3) lalu. Kepala body painting Karoseri New Armada Selamet Widodo mengatakan, tahap awal pengerjaan ialah pemberian warna putih sebagai dasar. “Setelah ini penyemprotan warna hijau khas logo ACT,” jelasnya.

"Food truck terbesar yang pernah saya kerjakan"

Proses pengecatan, Dodo memperkirakan, akan selesai dalam waktu sekitar dua hari kerja. Jangka waktu itu pun terpotong instalasi kelistrikan yang dilakukan pada Selasa itu juga. Sehingga, perkiraan selesai pengecatan badan pada Jumat (8/3) mendatang. “Ini food truck terbesar pertama yang pernah saya tangani, pengecatannya saja sampai berhari-hari karena banyak alat lain yang perlu dilengkapi,” ungkapnya.

Secara ukuran, truk ini memiliki panjang dari kabin depan hingga bagian belakang box tak kurang dari 8,5 meter. Sedangkan 6,5 meter di antaranya merupakan box yang digunakan sebagai dapur. Bagian dalam dapur mencapai 2 meter tingginya. Sedangkan mesin truk menggunakan Hino tipe 500 berisi silinder 7684.

Pemberian cat oranye khas ACT, tambah Dodo, nantinya akan diberikan setelah instalasi kelistrikan. Pemasangan jalur kabel listrik dilakukan hari ini juga. Panel penutup sisi boks juga dipasang di hari yang sama.

Selain peralatan dapur yang lengkap, Global Zakat-ACT juga memperhatikan keindahan tampilan truk. Direncanakan pada Jumat (8/3) mendatang akan hadir tim mural dari Jakarta. Mereka ditugaskan memberikan hiasan di sisi kiri truk.

Kelengkapan peralatan dapur

Nantinya, kedetailan instalasi serta fungsi alat dapur akan diawasi oleh Joni Hadikusuma. Ialah koki yang akan memasak di Humanity Food Truck Global Zakat-ACT ini. Sejak Sabtu (2/3), Joni telah sampai di Magelang dari Jakarta untuk memastikan proses perakitan dapur sesuai agar penggunaan maksimal.

Joni menjelaskan, terdapat beberapa perbedaan antara Humanity Food Truk pertama dan kedua ini. Terlebih di sisi pemaksimalan alat dapur. “Secara kualitas pasti lebih naik dibandingkan sebelumnya (Humanity Food Truck 1.0), juga pemaksimalan alat dapur, sehingga proses masak ribuan porsi juga akan bisa dilakukan di dalam truk ini,” jelasnya, Selasa (5/3).

Sambil perakitan Humanity Food Truck 2.0 sedang berlangsung, Humanity Food Truck 1.0 terus berkeliling Jabodetabek, menjangkau warga urban yang membutuhkan. Salah satunya aksi di Ruang Terbuka Publik Ramah Anak Budi Mulia, Pademangan, Jakarta Utara. Pada Kamis (28/2) lalu, seribu porsi makanan siap santap diberikan kepada warga prasejahtera sekitar. Aksi serupa juga akan digelar di lokasi lain di wilayah Jabodetabek. []