Mulai Berzakat

Bersama Upayakan Kesembuhan Jantung Khairunnisa

1
  •   Date :  February 14, 2019
  •   Gina Mardani Cahyaningtyas
  •   Editor Dyah Sulistiowati
  •   Viewers :  73

ACTNewsBALIKPAPAN – Khairunnisa Salsabila (6) tengah bermain bersama ibunya saat tim Mobile Social Rescue (MSR) – ACT Kalimantan Timur (Kaltim) tiba di rumahnya, Rabu (9/2). Hari itu rambutnya dikuncir dua, ia tampak manis, senyumnya menyambut kedatangan tim.

Di balik senyum manisnya itu, siapa sangka kalau ia sedang berikhtiar kuat melawan penyakitnya. Sejak lahir, dokter mendiagnosis Khairunnisa mengalami keaadaan jantung terbalik (ventrikel inversion) dan jantung bocor. Ventrikel inversion adalah kondisi anatomi ventrikel kanan jantung berada di sisi kiri dan anatomi ventrikel kiri di sebelah kanan. Sedangkan, jantung bocor adalah istilah yang sering digunakan untuk menyebut kondisi kelainan katup jantung atau adanya sekat pada jantung.

Siang itu, tim ACT Kaltim bermaksud menjenguk Nisa, panggilan akrabnya, sekaligus menyerahkan santunanBantuan MSR itu berasal dari zakat masyarakat Indonesia yang disalurkan melalui Global Zakat - ACT.

Akibat penyakit yang dideritanya, Nisa tidak boleh mengalami keletihan. Kondisi itu akan membuat dadanya terasa nyeri dan berakibat fatal. “Nisa sudah melakukan pengobatan ke Jakarta tetapi belum selesai, masih harus melakukan tindakan lanjutan,” lapor Andy Pradipta Ramadhan tim ACT Kaltim, Selasa (13/2).

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) menangguh separuh pengobatan Nisa. Namun, keluarga Nisa masih membutuhkan sejumlah biaya untuk total keseluruhan biaya pengobatan. Penghasilan ayah Nisa sebagai asisten pelatih sekolah sepak bola di Bogor belum mampu memenuhi biaya pengobatan Nisa. Sedangkan ibunda Nisa berjualan es lilin di rumah untuk menopang kebutuhan keluarga. Penghasilan kedua orang tua Nisa juga digunakan untuk menafkahi keempat anaknya.

“Kami masih memantau kesehatan Nisa. Bulan Maret, Nisa dijadwalkan berangkat ke rumah sakit jantung di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan,” lanjut Andy.

Andy berharap masyarakat Indonesia turur tergerak membantu kesembuhan Nisa. "Rabu lalu kami menyerahkan bantuan MSR dari Global Zakat - ACT. Untuk tangguhan pengobatan Nisa ke depan, Yayasan Jantung Indonesia menggandeng ACT melalui laman donasi daring kitabisa.com/bantudeknisa mengajak masyarakat Indonesia dikhtiar bersama," jelas Andy. Penggalangan dana dimulai Senin (11/2) lalu dan akan berlangsung 57 hari ke depan. “Keluarga Nisa sangat berharap putrinya sembuh,” pungkasnya. []